Buleleng, Dewata News.Com – Upacara “Nyegara Gunung” sebagai rangkaian upacara “Pitra_yadnya” alm. I Ketut Wenten berlangsung lancar tanpa hambatan, meski hujan gerimis sempat memayungi upacara ke Pura-Pura yang diawali di Pura Segara Desa Adat Buleleng, Selasa (16/12).
Upacara yang diikuti warga keluarga Sanggah tur warga krama Pura Kawita Pasek Gelgel Gang VIII Banjar Tegal itu dikoordinir Mangku Wenten dan Mangku Gelgel itu, setelah di Pura Segara dilanjutkan di Pura Desa Bale Agung Desa Adat Buleleng serta Pura Dalem. Dalam rangkaian upacara “Nyegara Gunung” ini, ”sang Lina” sempat juga ke Gerya Gede Tiying Tali, di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan.
Sementara untuk ke Pura-Pura widangan
Banjar Adat Banjar Tegal juga dilakukan di Pura Mas Panyeti dan Pura Pemayun,
yang selanjutnya ke Pura Kawitan Pasek Gelgel sebelum ke Sanggah jajaran untuk
disatukan jadi Hyang Kompyang.
Upacara yang dilaksanakan ini sebagai
tahap akhir dari upacara Pitra Yadnya – Ngaben alm. I Ketut Wenten dan
selanjutnya menjadi kewajiban menyelenggarakan upacara Penerus Bakti ke Pura
Luhur, Lempuyang serta Pura-Pura Kahyangan Jagat lainnya. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com