Buleleng (Dewata News) – Berbeda dengan Desa Pakraman
lainnya yang ada di daerah Bali dalam pelaksanaan upacara melasti atau mekiis yang dilakukan sebelum Hari Suci Nyepi, khusus untuk
Desa Pakraman Buleleng yang dibangun oleh Raja Anglurah Panji Sakti ini
menyelenggarakannya setelah Hari Suci Nyepi dan bertepatan dengan Purnama
Kedasa yang jatuh pada hari Senin (14/04).
Desa
Pakraman Buleleng yang meliputi 14 Banjar Adat di wilayah Kota Singaraja yang
dipimpin Kelian Desa Pakraman Nyoman Sutrisna melaksanakan upacara melasti atau mekiis bertepatan dengan
Purnama Kedasa.
Puluhan sarad dari sejumlah pura panti maupun pura dadia berisi pralingga dan pratima diusung oleh warga krama masing-masing dari 14 Banjar Adat
di pawidangan atau wilayah Desa
Pakraman Buleleng, sejak pukul 13.00 wita sudah berdatangan di Pura Desa
Baleagung. Setelah nedunang pralingga
dan pratime duwen Pura Desa Baleagung
dilanjutkan dengan persembahyangan bersama dan lanjut berangkat menuju Pura
Segara, sebelah barat pelataran eks Pelabuhan Buleleng.
Diiringi tetabuhan gong balaganjur dalam
perjalanan ke Pura Segara, puluhan sarad dari banjar adat Delodpeken,
Penataran, maupun Peguyangan dan Banjar Jawa sudah menanti untuk selanjutnya
masuk dalam iringan sarad Pura Desa Baleagung.
Setiba di pantai Buleleng, seluruh sarad dan perangkatnya wajib ngerobok air laut, sebelah timur Tugu
Yuda Mandala Tama yang selanjutnya menuju Pura Segara.
Dalam
prosesi upacara melasti di Pura Segara dipimpin Sulinggih Pura Kahyangan Tiga
yang puncaknya mendak tirta di tengah
laut, dilanjutkan dengan ngasuh
Pralingga dan Pratime Kahyangan Tiga. Dari akhir proses melasti, masing-masing
Penyungsung Pura Panti, Pura Dadia nunas tirta
Pelukatan/pebersihan dan tirta asuh. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com